it konsultan

Senin, 27 Mei 2013

Tugas E-com 4

sebelumnya perkenalkan nama saya Logis Fanromik NPM G1A010043.  Artikel ini saya buat untuk memenuhi tugas e-comerce walaupun tidak ada hubungannya. Saya Masuk Universitas Bengkulu pada perhelatan Piala dunia 2010 di Afsel yang di menangkan oleh spanyol. Saya mengikuti tes SMPTN dan memilih jurusan  Teknik Informatika,Kenapa TI ?  itu karena TI yang katanya Paling Banyak peminatnya jadi saya juga memilih TI. Dan keberuntungan Buat saya, saya dinyatakan lulus di Teknik Informatika .  


Dari awal masuk, saya berharap bisa lulus di Perhelatan Piala Dunia 2014 Brazil. tapi itu sudah tidak mungkin, mengingat IPK saya Anjlok.  Faktor besar yang menghambat saya adalah MALAS. Awalnya di semester 1 saya mengerjakan tugas sendiri,  namun karena kuliahnya agak sedikit mengecewakan jadi tibullah rasa MALAS dan akhirnya teknik COPAS yang sering digunakan. 


Awal saya masuk TI UNIB besar harapan saya bisa mengusai ilmu komputer dengan baik. Namun angan itu hanyalah angan belaka, mengingat SDM dan Fasilitas yang disediakan TI Unib masih jauh dari Layak. Namun saya cukup senang masuk teknik informatika karena saya mendapat teman-teman baru yang sesuai dengan saya. yang lebih suka main PES dari pada KULIAH.

ya sudah lah, sekarang saya sudah semster 6 saya harus menjalani perkuliahan ini. target saya sih 3 atau 4 semester lagi nama saya menjadi Logis Fanromik S.T., sekarang saya hanya bisa berusaha dan berdoa.
ini pengalaman ku mana pengalaman mu???

SPIRIT TI




Selasa, 01 November 2011

Mempercantik Tampilan Win 7



Mango Skin Pack 1.0- Kali ini yang ingin saya ingin bagikan masih seputar tool untuk merubah tampilan Windows, cara merubah tampilan windows 7 menjadi seperti tampilan Windows Phone 7.5 atau Mango.


Seiring kian terkenalnya windows phone 7 mango dan windows 8, banyak orang ingin segera mencobanya. Karena user interface dari kedua produk Microsoft tersebut memang terlihat keren dan bagus. Soal kinerja kita memang belom tau deh, kita tunggu saja kehadiran windows 8 tahun depan.


DOWNLOAD MANGO

Senin, 31 Oktober 2011

Film baru Shahrukhan Ra. one

FILM BARU SHAHRUKHAN


Film yang dirilis secara internasional per 26 Oktober lalu itu, Parkit Film --yang mendatangkan Ra.One ke Indonesia-- tampaknya ingin pula membagikan kesegaran tersebut bersama dengan rilis film itu di seluruh dunia.
Dalam Ra.One, Khan mendapatkan peran ganda, yaitu sebagai sosok Shekhar Subramanium yang menciptakan permainan atau game untuk anak-anak. Lalu, sebagai sosok G.One, pahlawan fiksi, yang tentu saja bertugas menumpas kejahatan di atas bumi.
Selain Khan yang mempunyai daya jual tinggi, ada nama lain tak kalah penting. Si cantik Kareena Kapoor kali ini dipercaya menjadi lawan main Khan, yang biasanya diduetkan dengan Kajol. Sejumlah nama pendukung lain adalah Armaan Verma, Arjun Rampal, Shahana Goswami, Dalip Tahil, dan aktor keturunan China-Amerika Tom Wu. Plus sederet bintang Bollywood seperti Rajinikanth, Sanjay Dutt, dan Priyanka Chopra.
Apa yang istimewa dari film yang diklaim berbujet tertinggi dalam sejarah perfilman India itu? Atau menelan dana 39,03 juta dolar AS dan diputar serempak selain di Jakarta, juga di Dubai, London hingga Toronto? Film yang total diputar di 5.000 layar bioskop di seluruh dunia dalam format 2D dan 600 layar bioskop dalam format 3D, tersebut melibatkan teknologi berefek visual. Selain tentu saja, cita rasa khas pengaliran cerita ala film India yang maraton, sesak adegan tarian dan nyanyian dengan koreografi menawan. Ya, dalam film yang telah dikonversi berteknologi 3D itu, Prime Focus, rumah produksi yang selama ini dikenal supermahir menyulap film dalam konversi teknologi 3D, secara aktif memoles dan mematangkan Ra.One.
Aksi Tak Biasa
Hasilnya, film yang mengambil lokasi syuting di London dan Mumbai itu mengalir mewah.
Sering kali dalam banyak aksi, mengingatkan kita pada sejumlah cuplikan adegan laga di film-film  box office, seperti Matrix, Push, Terminator, Iron Man hingga film laga China, Banguet.
Dalam bahasa sederhana, berbagai aksi laga di beberapa film besar dunia, dinukil atau ditiru secara malu-malu hingga terang-terangan di Ra.One.
Bagi penonton yang mempunyai gramatika suguhan sangat banyak atas film bergenre apa pun, akan tersenyum kecut menyaksikan "kehebohan" Ra.One. Untung saja, cerita yang ditulis Anubhav Sinha dan diproduseri oleh Gauri Khan --tak lain adalah istri Shahrukh Khan-- tidak mengecewakan.
Sebuah awal pertarungan antara sisi gelap yang diwakilkan Ra.One atau dalam tradisi Hindi pelesetan dari tokoh Rahvana, versus sisi baik G.One atau "Good One".
Pemenangnya, tentu saja G.One. Meski untuk menegakkan itu, sejumlah drama harus disajikan terlebih dulu, seperti wafatnya tokoh Shekhar Subramanium, yang notabene mati di tangan karya ciptaannya Ra.One.
Sebelum akhirnya dibangkitkan kembali ke alam nyata oleh putranya Prateek Subramanium a.k.a. Lucifer (Armaan Verma), untuk menjadi G.One, demi menumpas Ra.One yang nyaris tak terkalahkan.
Selebihnya, menonton film yang sangat ringan ini tetap menyenangkan. Sebab, Shahrukh Khan sebagai G.One, sebagaimana Kareena Kapoor sebagai Sonia Shekhar Subramanium mampu menjadi duet protagonis yang menghadirkan drama sederhana lewat aksi yang tidak biasa untuk ukuran film laga India
referensi
suaramerdeka

BoxChat

UPDATE BOLA